Sabtu, 26 November 2011

Mengaktifkan Daya Penyembuh Diri Sendiri dan Menikmati Hidup Sehat

Saya copy paste dari halaman berikut ini:
http://magazine.godsdirectcontact.net/indonesian/173/bk_69.htm
Jika ada yg keberatan, harap hubungi saya di 08989728628

Mengaktifkan Daya Penyembuh Diri Sendiri dan Menikmati Hidup Sehat
Kesadaran akan Kesehatan – Kembali ke Cara Hidup Alamiah dan Berbudi

Sungguh merupakan suatu kehormatan yang besar bisa mengkaji buku baru Maha Guru Ching Hai yang berjudul "The Realization of Health – Returning to the Natural and Righteous Way of Living (Kesadaran akan Kesehatan – Kembali ke Cara Hidup Alamiah dan Berbudi)". Ketika saya membuka arsip elektronik yang berisikan teks tersebut, seketika itu juga saya dapat merasakan ada suatu dorongan energi. Sungguh ini merupakan pengalaman yang menakjubkan! Mengapa ada perasaan yang demikian? Saya temukan jawaban itu setelah membaca ulang naskah tersebut. Itu merupakan cinta kasih tak terbatas terhadap sesama manusia di dunia ini dan itulah yang menyentuh jiwa saya.

Tiba-tiba gema itu muncul dalam hati saya dan membuat saya sadar bahwa keajaiban ini berasal dari kekuatan rohani. Pengobatan dan ilmu pengetahuan modern tidak mampu menjelaskan pengalaman demikian. Bahkan ilmu pengetahuan masih memiliki keterbatasan dalam menguraikan perubahan fisik alam semesta. Sejak tahun 1800-an, para peneliti telah membuat terobosan besar dalam kajian mikrobiologi, anatomi tubuh manusia, dan fisiologi. Dan selama abad 20, kajian demikian telah memberikan pemahaman yang begitu maju terhadap Biologi Seluler dan Molekuler, Biokimia pada Protein Ribonukleat (Ribonucleic Proteins) dan Genome (DNA), serta Patofisiologi Metabolis. Saat ini kita bisa menghasilkan kehidupan di laboratorium dan menggunakan terapi sel induk serta gen untuk mengobati penyakit dan memperbaiki organ tubuh. Akan tetapi, walaupun kita telah memasuki milenium baru, para ahli pengobatan tetap tidak bisa mengobati beberapa jenis penyakit yang rumit. Meskipun sekarang mungkin untuk memperpanjang rentang hidup manusia, pengobatan modern tetap tidak dapat menemukan solusi bagaimana cara melindungi diri dari penyakit dan bagaimana menolong agar kita dapat hidup sehat dan bahagia.

Setelah membaca buku Kesadaran akan Kesehatan – Kembali ke Cara Hidup Alamiah dan Berbudi, saya mulai menyadari bahwa untuk mengatasi masalah ini, bidang pengobatan membutuhkan asumsi pandangan yang lebih luas, dengan memasukkan sifat cinta kasih guna meneropong sifat kontradiksinya sendiri dan titik-titik kosongnya. Jadi, ke manakah pengobatan akan mengarah? Buku tersebut menawarkan sejumlah wawasan yang mengacu pada pertanyaan ini yang dapat dijadikan pegangan bagi para profesional di bidang klinik pengobatan dan penelitian dasar pengobatan. Kebijaksanaan dari para Guru agung dan cinta kasihnya yang tanpa pamrih mampu memancarkan cahaya di jalan menuju pengetahuan tentang pengobatan canggih.

Dalam bab pembuka dikatakan bahwa dengan membuat tubuh, pikiran, dan jiwa kita seirama dengan sumber energi alam semesta yang berlimpah adalah cara terbaik untuk menjaga kesehatan dan memperoleh usia panjang. Pada konsep pemahaman Barat dan Timur, arah kecenderungan demikian sudah diperhitungkan. Sebagai contoh, di Inggris terdapat penyelenggaraan “Ekspo Tubuh, Pikiran, dan Jiwa” yang diselenggarakan setiap bulan Mei dan telah menjadi acara yang begitu terkenal.

Dalam bab kedua, “Asupan Cinta Kasih dan Hidup Sehat”, Guru Ching Hai mengangkat topik seperti kesehatan jiwa dan fisik, perlindungan lingkungan dan kelaparan dunia, serta menawarkan tips praktis tentang perawatan satwa, perjalanan, dan topik lainnya. Dalam perkataan-Nya yang penuh humor, Dia menawarkan kebijaksanaan dalam kehidupan sehari-hari dan informasi kesehatan yang bermanfaat. Sekarang, dengan banyaknya berbagai penyakit baru yang belum bisa dibasmi atau belum dikenal baik seperti sindrom sapi gila, penyakit kaki dan mulut, flu burung, makanan laut yang mengandung zat besi yang terlalu tinggi, serta SARS (Severe Acute Respiratory Syndrome/ Infeksi Saluran Napas Akut), memperlihatkan bahwa Tuhan sedang memperingati umat manusia agar menjauhi makanan daging dan kembali ke vegetarian yang lebih berbelas kasih. Sebagaimana yang kita ketahui, “Mencegah lebih baik daripada mengobati.” Guru Ching Hai menekankan dengan jelas namun sederhana beberapa contoh bahwa pola makan yang benar dapat mencegah berbagai penyakit dan menjaga kesehatan yang baik. Dia juga membahas topik populer seperti puasa, rekayasa genetika, makanan organik, dan pelengkap nutrisi.

Kelahiran, usia tua, penyakit, dan kematian tidak dapat kita hindari, dan di dalam bab ketiga, “Penyembuhan tanpa Pengobatan”, Guru Ching Hai menawarkan wawasan tentang “sejenis menarik sejenis”, serta akar penyebab dari suatu penyakit dan bagaimana cara mengobatinya. Pikiran, tubuh, dan jiwa memiliki kekuatan untuk mengaktifkan mekanisme penyembuh diri sendiri yang terdapat dalam tubuh, sehingga pikiran, ucapan, dan tindakan yang positif dapat membantu mencegah bencana maupun penyakit. Tentang bagaimana membangkitkan potensi penyembuh diri sendiri, para pembaca akan menemukan beberapa metode yang disajikan dalam bab ini. Guru Ching Hai juga memberikan berbagai gagasan kepada para ahli pengobatan tentang bagaimana merawat pasien mereka dan pada waktu yang sama melindungi diri mereka. Penekanan-Nya tentang pentingnya pikiran positif sungguh sesuai dengan penemuan pengobatan saat ini. Sebagai contoh, penelitian baru-baru ini menunjukkan bahwa tertawa bermanfaat untuk kesehatan fisik dan jiwa kita, sementara depresi menghambat sistem kekebalan tubuh dan endokrin yang dapat menyebabkan kanker, penyakit jantung, serta memperpendek rentang hidup antara 5 hingga 10 tahun.

Dalam bab keempat, “Bagaimana Menghadapi Penderitaan yang Disebabkan oleh Penyakit dalam Diri Anda dan Orang yang Anda Kasihi”, para pembaca akan menemukan penghiburan dan merasakan kekuatan cinta kasih pada saat mereka membaca percakapan antara Guru Ching Hai dengan para siswa-Nya. Di sini Guru mengajarkan kita bagaimana bersikap pantang menyerah dan mengambil setiap pesan positif di balik setiap peristiwa yang kurang menguntungkan sehingga kita mampu menghadapi hidup dengan keberanian. Guru juga menyarankan metode yang efektif dan sederhana: “Berdoalah secara rutin kepada Tuhan.” Kata-kata-Nya mengingatkan saya akan ungkapan bahasa Latin pada Logo Universitas Oxford, “Dominus Illuminatio Mea” (Tuhan adalah Cahayaku.). Kata-kata ini mencerminkan pesan Guru Ching Hai yang berkaitan dengan dunia: “Semua kehidupan ada di dalam pemeliharaan Tuhan.”

Beberapa tahun terakhir ini, meditasi telah menjadi semakin populer di dunia. Menurut hasil penelitian yang dilakukan oleh Sekolah Pengobatan di Universitas Harvard dan Universitas Pennsylvania, meditasi bukan hanya membantu mengurangi stres, tetapi juga memperkuat sistem kekebalan tubuh, mencegah penyakit, dan meningkatkan proses penyembuhan. Berkenaan dengan riset tersebut, Sekolah Pengobatan Universitas Massachusett telah mendirikan klinik meditasi yang telah melayani ribuan pasien setiap hari. Jadi, dari sudut pandang ilmu pengetahuan, Metode Quan Yin sebagai penyembuh semua penyakit seperti yang ditawarkan oleh Guru Ching Hai adalah pengobatan paling maju dalam bidang pengobatan sekarang ini, yaitu pengobatan energi (getaran). Ini juga sesuai dengan pengobatan tradisional China, yaitu pengobatan chi (energi) dan titik meridian (saluran energi). Para pembaca yang tertarik dengan cara penyembuhan diri sendiri melalui meditasi dapat mengikuti instruksi di Bab Lima, “Kualitas Penyembuhan Diri dari Meditasi Cahaya dan Suara.”

Bab keenam yang merupakan bab terakhir buku ini, “Prospek Optimis – Menjadi Sehat bersama Bumi”, menguak informasi penting yang berkaitan dengan masa depan dunia. Pesan dari Maha Guru Ching Hai bisa menjadi lentera titian bagi siapa pun yang peduli akan kesejahteraan di bumi dan penduduknya.

Era baru telah membawa kita menuju pada suatu harapan yang besar. Dengan mempertimbangkan berbagai perubahan yang terjadi di bidang kerohanian, pengobatan, teknologi, dan perubahan sosial; maka kita akan mengetahui dengan pasti bahwa saat ini kita sedang berada di pintu transformasi secara besar-besaran dalam peradaban umat manusia. Sebagai contoh, teori kuantum, Internet, nanoteknologi, juga penemuan baru dalam bidang pengobatan, termasuk ultrasonik, pemindai CT, MRI (Magnetic Resonance Imaging), PET (Positron Emission Tomography), dan MRT (Magnetic Resonance Tester) adalah serangkaian lompatan kuantum dari cara berpikir tradisional di bidang ilmu pengetahuan. Sebagaimana Guru Ching Hai katakan, “Apa yang tidak mungkin hari ini akan menjadi mungkin di hari esok.”

Maha Guru Ching Hai berulang kali menekankan bahwa kekuatan rohani dapat menolong kita mewujudkan semua permohonan kita, dan Dia menggunakan sejumlah contoh untuk mendukung pernyataan-Nya. Sementara saya membaca buku ini, saya secara pribadi mengalami kekuatan rohani dan berkah dari Guru. Dan saya dengan tulus berharap agar semua pembaca yang peduli akan kesehatan, kesejahteraan, dan kebahagiaan bagi diri sendiri, keluarga, dan umat manusia secara keseluruhan akan menemukan jawaban mereka sendiri dengan membaca salinan ceramah yang penuh kasih dan lugas dari Guru Ching Hai. Saya juga berharap bahwa semuanya akan mampu meningkatkan kesadaran rohani mereka, membuka potensi penyembuhan diri sendiri yang tanpa batas yang merupakan pemberian Tuhan. Dengan demikian, kita semua dapat menyadari kesehatan dalam segala aspek kehidupan.

* Dr. Shih-Hurng Loh, Ph.D. dalam bidang Fisiologi, Universitas Oxford, Inggris; Profesor Departemen Farmakologi, Pusat Pengobatan Angkatan Bersenjata Nasional, Formosa; Dosen dan Penasihat Kursus Tubuh dan Pikiran, Universitas Normal, Formosa; Dosen dan Penasihat Bala Bantuan Pengobatan bagi Bencana Darurat Nasional, Formosa.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar